Arjjawa

Tabel Tafsir Kuping Berdenging (Mum Ngīng-ngīng) - Primbon Jawa

Tabel Tafsir Kuping Berdenging

"Ngāžanaté kuping mum ngīng-ngīng" - Primbon Jawa

No. 227. Ngāžanaté kuping mum ngīng-ngīng

Dalam tradisi Jawa, kuping yang berdenging (mum ngīng-ngīng) dianggap memiliki makna tertentu tergantung pada jam dan telinga mana yang berdenging. Kepercayaan ini tercatat dalam primbon Jawa sebagai petunjuk tentang kejadian yang akan datang.

Tabel ini menunjukkan tafsir berdasarkan waktu (jam) dan sisi telinga yang berdenging (kiwa/kiri atau tengen/kanan), baik pada siang (awan) maupun malam hari (bengi).

Pertanda Baik
Pertanda Buruk
Pertanda Netral
Tafsir untuk Siang Hari (Awan)
Jam Kiwa (Kiri) Berdenging Tengen (Kanan) Berdenging
6 - 7 Baik Kadhayohan (Akan mendapat kabar baik) Buruk Kangélan (Akan mengalami kesusahan)
7 - 8 Baik Lumaku adoh (Akan bepergian jauh) Buruk Dirasani wong (Akan dibicarakan orang)
8 - 9 Baik Sadulur teka (Saudara akan datang) Buruk Lunga adoh (Akan pergi jauh)
9 - 10 Baik Arep ana begjané (Akan ada keberuntungan) Buruk Cilaka gedhé (Akan mengalami kecelakaan besar)
10 - 11 Baik Nemu slamet (Akan menemukan keselamatan) Netral Ana pradondi (Akan ada gangguan)
11 - 12 Baik Sadulur teka (Saudara akan datang) Netral Tampa layang (Akan menerima surat)
12 - 1 Buruk Arep lara (Akan sakit) Baik Sadulur adoh teka (Saudara dari jauh akan datang)
1 - 2 Buruk Kélangan sadulur adoh (Kehilangan saudara jauh) Baik Mangan єnak (Akan makan enak)
2 - 3 Baik Dhayoh teka (Tamu akan datang) Buruk Kacilakan (Akan mengalami kecelakaan)
3 - 4 Baik Arep lumaku (Akan bepergian) Baik Sadulur adoh teka (Saudara dari jauh akan datang)
4 - 5 Baik Sadulur teka (Saudara akan datang) Baik Arep lelungan (Akan bepergian)
5 - 6 Baik Begja gedhé (Keberuntungan besar) Baik Gedhé begjané (Keberuntungan besar)
Tafsir untuk Malam Hari (Bengi)
Jam Kiwa (Kiri) Berdenging Tengen (Kanan) Berdenging
6 - 7 Baik Nemu slamet (Akan menemukan keselamatan) Buruk Kélangan (Akan kehilangan sesuatu)
7 - 8 Baik Dikasihi wanita (Akan disayangi wanita) Buruk Dirasani sanak dhéwé (Akan dibicarakan sanak sendiri)
8 - 9 Baik Kadhayohan (Akan mendapat kabar baik) Baik Olèh rijeki (Akan mendapat rezeki)
9 - 10 Baik Diundang mangan єnak (Akan diundang makan enak) Baik Gedhé begjané (Keberuntungan besar)
10 - 11 Baik Olèh rijeki (Akan mendapat rezeki) Baik Slamet (Akan selamat)
11 - 12 Buruk Alangan gedhé (Rintangan besar) Baik Ana wong dhemen (Ada orang yang menyukai)
12 - 1 Baik Sejané gampang (Segala sesuatu akan mudah) Baik Sanak pitutur (Sanak memberi nasihat)
1 - 2 Baik Ana rembug becik (Ada musyawarah yang baik) Netral Ana papadon (Ada masalah/pertengkaran)
2 - 3 Buruk Arep padu (Akan bertengkar) Baik Slamet (Akan selamat)
3 - 4 Netral Ana prakara (Ada urusan/perkara) Buruk Kélangan arta (Kehilangan harta)
4 - 5 Baik Olèh pagawéyan becik (Akan mendapat pekerjaan baik) Buruk Kélangan (Akan kehilangan sesuatu)
5 - 6 Baik Dhayoh sanak ana rembug (Tamu/sanak ada musyawarah) Buruk Cilaka gedhé (Kecelakaan besar)

Interpretasi dan Penggunaan Tabel

Cara membaca tabel: Tabel ini digunakan untuk menafsirkan makna dari kuping yang berdenging berdasarkan waktu (jam) dan sisi telinga yang terdengar dengungannya.

Contoh: Jika kuping kiri berdenging pada pukul 9-10 pagi, maka tafsirnya adalah "Arep ana begjané" (Akan ada keberuntungan). Jika kuping kanan berdenging pada pukul yang sama, tafsirnya adalah "Cilaka gedhé" (Akan mengalami kecelakaan besar).

Perbedaan siang dan malam: Perhatikan bahwa tafsir berbeda antara siang hari (awan) dan malam hari (bengi). Jam yang sama bisa memiliki tafsir berbeda tergantung waktu harinya.

Catatan Penting: Tafsir kuping berdenging ini adalah bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa yang diwariskan turun-temurun. Interpretasi ini sebaiknya dipahami sebagai kearifan lokal dan tidak dijadikan sebagai patokan mutlak dalam kehidupan sehari-hari.

Tafsir Kuping Berdenging (Mum Ngīng-ngīng)

©2026 Warisan Budaya Jawa | Untuk keperluan edukasi dan pelestarian tradisi

Cari Blog Ini

Sitemap

........................................................................................................................................................................